Kamis, 22 Mei 2008

Benarkah Pil KB Bikin Gemuk?

Banyak wanita beranggapan bahwa konsumsi pil menyebabkan penambahan berat badannya beberapa kilogram. Akan tetapi, penelitian terbaru tidak menemukan bukti klinis bahwa pil kontrasepsi menyebabkan penambahan berat badan. Jadi, sebenarnya kurang bijaksana jika wanita mengaitkan penambahan berat badan akibat mengonsumsi pil KB.
Para peneliti di Family Health International-sebuah organisasi nonprofit di Amerika yang aktif dalam kegiatan kesehatan masyarakat internasional—menguji coba 44 jenis kontrasepsi hormonal. Tiga dari penelitian tersebut membandingkan perubahan berat badan pada wanita yang mengonsumsi pil kontrasepsi dengan wanita yang meminum pil plasebo (sediaan yang tidak mengandung obat). Ketiganya tidak memperlihatkan adanya hubungan antara konsumsi pil kb dan penambahan berat badan. Percobaan sisanya, membandingkan antara perubahan berat badan di antara wanita yang minum pil KB yang berbeda. Beberapa wanita mengalami penurunan dan juga kenaikan berat badan, tetapi secara keseluruhan perbedaan kedua kelompok tersebut minimal.
Ketua penelitian, Profesor Lopez mengatakan, “Terdapat bukti bahwa wanita mungkin mengganti metode kontrasepsi atau menghentikan penggunaan pil KB karena mereka anggap menyebabkan kenaikan berat badan. Kabar baik menunjukkan bahwa tidak ditemukan bukti yang mendukung hubungan sebab akibat antara kontrasepsi dan kenaikan berat badan.
Penelitian ini mengonfirmasi apa yang telah dikatakan para profesional kesehatan selama bertahun-tahun—bahwa pil itu sendiri tidak secara langsung menyebabkan kenaikan berat badan. Kemungkinan yang sering terjadi, saat memulai penggunaan pil kontrasepsi, biasanya disertai dengan perubahan gaya hidup, yang memengaruhi perubahan pola makan dan minum sehingga berat badan mengalami kenaikan.
Sebagai contoh, seorang wanita mulai minum pil KB di awal pernikahan atau memiliki hubungan yang serius dengan pria, mungkin akan mengalami perasaan nyaman dan bahagia dengan hubungan tersebut. Kondisi ini dapat menyebabkan perubahan pola makan dan bahkan porsi makan. Selain itu, frekuensi makan bersama di restoran atau tempat makan favorit juga menjadi lebih sering. Frekuensi makan yang lebih sering dan pilihan menu makanan yang tinggi kalori atau minim serat masih diperparah dengan berkurangnya aktivitas olahraga.

Wanita yang mengalami kenaikan berat badan setelah menggunakan pil kontrasepsi, sebaiknya meninjau kembali perubahan gaya hidup yang terjadi sejak menggunakan pil tersebut. Mungkin setelah mengkaji kembali pola hidup yang berubah, wanita akan menemukan bahwa tidak ada dampak langsung dari penggunaan pil kontrasepsi terhadap kenaikan berat badan yang dialami. Penggunaan pil kontrasepsi disertai pola hidup yang positif akan membantu mengurangi kelebihan lemak di tubuh, dan wanita pun merasa aman dari kehamilan yang tidak direncanakan.

Sumber: Weight Loss Resource Ltd. Copyright 2000-2008

Tidak ada komentar: